Posted by : Ismail Hari
Minggu, 12 November 2017
Langkah-Langkah
1. Scan Sistem
Jika sistem masih dalam status terinfeksi virus, maka harus
dan wajib dilakukan scan sistem terlebih dahulu secara menyeluruh. Biasanya
yang menyerang file dengan cara menyembunyikan dan memunculkan file palsu
merupakan virus lokal.
Jika yang menyerang virus lokal, menggunakan anti virus
Smadav saja biasanya sudah cukup untuk mengatasi virus tersebut. Anti virus
Smadav juga mampu memunculkan file yang disembunyikan oleh virus tadi.
Untuk Scan sistem lakukan di komputer lain, bisa dilakukan
dengan lepas hardisk dan disambungkan ke komputer lain. Karena sistem yang
sudah terinfeksi, anti virusnya biasanya juga sudah ikut terinfeksi, meninstall
anti virus yang baru pada sistem yang sudah terinfeksi juga suatu hal yang
sia-sia.
2. Memunculkan file yang disembunyikan
Apabila setelah scan selesai dilakukan, virus sudah bersih
dari sistem tetapi file yang disembunyikan belum muncul juga, maka perlu
dimunculkan secara manual. Biasanya file tersebut tidak dapat munculkan kembali
melalui checkbox yang terdapat pada opsi Hidden items pada Windows explorer,
karena file tersebut di super hidden oleh virus tadi sehingga cara biasa tidak
akan bisa untuk memuncunlkan.
Untuk memunculkan file tersebut caranya adalah sebagai
berikut:
masuk ke command prompt dengan cara tekan tombol Windows + R
sehingga muncul kotak dialog Run, di dalam kotak dialog run tadi ketik cmd lalu
tekan Enter sehingga muncul jendela hitam dengan font putih.
Pada jendela tersebut ketik drive letter partisi yang akan
dimunculkan kembali file-file yang disembunyikan, sebagai contoh disk D. Maka
ketikkan D: selanjutnya tekan Enter. Setelah masuk disk D ketikkan perintah
attrib -s -h /s /d untuk memunculkan kembali file yang di super hidden.
Lakukan langkah tersebut pada setiap disk atau partisi yang
file dan foldernya terkena super hidden. Setiap akan masuk partisi tinggal
ketikkan huruf partisi tersebut, misalkan setelah disk D beres akan masuk disk
E maka tinggal ketik E: lalu tekan Enter. Setelah itu ketikkan perintah attrib
-s -h /s /d. Lakukan langkah tersebut pada setiap partisi yang terinfeksi.